Peringati HPN, DPRD Provinsi Lampung: Pers Akselerator Perubahan

Bandar Lampung – Pers erat kaitannya dengan dunia politik. Bahkan tak jarang, insan pers terjun langsung ke dunia politik praktis.

Seperti yang kini dilakoni tiga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung: Suprapto (Fraksi PAN), Ali Imron (Fraksi Golkar) dan Noverisman Subing (Fraksi PKB).

Meski sudah terjun dalam organisasi partai politik, namun mereka tidak meninggalkan dunia jurnalistik. Bahkan ketiganya tercatat sebagai Dewan Penasehat PWI Lampung.

Bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021, para legislator itu mengajak para pewarta untuk kembali ke garis perjuangan. Sebab menurut mereka, perjuangan belumlah usai.

Seperti yang disampaikan Suprapto, yang akrab disapa Mas Prapto.

Wakil Rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) VI (Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji) itu mengatakan, HPN bukan hanya untuk para wartawan. Tapi untuk semua bangsa Indonesia.

“Karena itu sudah sewajarnya kita sama-sama berkomitmen untuk membangun negeri yang kita cintai ini, Indoenesia,” kata Mas Prapto kepada media,p Selasa (9/2/2021).

Terlebih, kini Indonesia sedang dilanda musibah besar, corona virus disease 2019 (Covid-19).

Dalam kondisi ini, menurut Mas Prapto, insan pers punya peran yang besar dalam membangun kepercayaan diri masyarakat.

“Media sudah seharunya mengembangkan jurnalisme optimisme. Menjadi media yang memberi harapan dan membangun harapan kepada semua pihak,” ucapnya.

Sehingga, sambung dia, bangsa Indonesia jauh dari pesimisme di tengah sulitnya keadaan saat ini.

“Kita tetap harus optimis. Ada jalan keluarnya, itu pasti. Disinilah peran media yang harus ditekankan. Karena perjuangan kita belum selesai,” ungkapnya.

Tidak jauh berbeda, Noverisman Subing juga punya anggapan yang sama.

Menurut wakil rakyat asal Dapil VIII (Lampung Timur) itu, saat ini peran pewarta sangat diperlukan.

“Selain untuk membangkitkan semangat warga, juga untuk memberi harapan bahwa Indoensia mampu keluar dari keterpurukan akibat pandemi,” kata pria yang akrab disapa Kanjeng Nover itu.

Karenya, Kanjeng Nover sepakat dengan tema yang diusung pada HPN tahun 2021: Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi dengan Pers sebagai Akselerator Perubahan.

“Dalam tema HPN telah jelas disebutkan, pers sebagai akselerator perubahan. Jadi mari semuanya untuk meningkatkan semangat juang, dalam menyelesaikan misi sebagaimana yang tercantum dalam tema HPN di tahun ini,” ajaknya.

Sementara Ali Imron berharap, peringatan HPN yang digelar setiap tahunnya mampu memicu kreativitas para jurnalis, ditengah kemajuan teknologi yang begitu cepat.

Meski demikian, dia berharap fungsi pers tetap terjaga. “Pers Indonesia harus tetap dipertahanan, fungsinya sebagai kontrol, disamping sarana informasi,” ucap pria yang kami sapa Bang Ali itu.

Melalui kontrol yang baik dari pers, diyakininya aturan akan berjalan sesuai regulasinya. Terlebih, kata Bang Ali, pers mampu untuk menjadi alat kontrol bagi pemerintah.

“Maksudnya adalah, pers memiliki hak untuk mengkritik berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh legislatif, eksekutif, dan yudikatif,” sebutnya.

Kritik tersebut, sambung dia, tertuang dalam bentuk pemberitaan atau informasi yang dikeluarkan oleh pers.

“Terpenting, pers itu berperan sebagai penyalur aspirasi rakyat. Itulah garis perjuangannya,” ujarnya. (Red/Rls)

 72 total views,  1 views today