Ketua DPRD Provinsi Lampung : Pusat Jangan Hanya Fokus Atasi Covid-19 Jawa-Bali Saja

Bandar Lampung – Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengingatkan Pemerintah Pusat jangan hanya konsentrasi penanganan pandemi Covid-19 di Jawa dan Bali saja. Lampung juga mendesak kebutuhan vaksinnya.

Hal itu diungkapkan orang nomor satu wakil rakyat provinsi ini terhadap penanganan pandemi Covid-19 usai Rapat Paripurna HUT ke-76 Kemerdekaan RI di Ruang Sidang DPRD Lampung, Senin (16/8/2021).

“Harus dipahami, Lampung membutuhkan sekitar 14 juta dengan 2 kali suntik,” ujarnya. Dalam waktu dekat , pusat hanya akan mengirimkan dosis vaksin 1 juta lebih ke Lampung.

Padahal, kata dia, “Kita mengharapakan warga Lampung, baik lansia, dewasa dan anak-anak di 15 kabupaten/Kota, bisa cepar tercover oleh vaksin.

“Rapat Paripurna HUT ke-76 Kemerdekaan RI di Ruang Sidang DPRD Lampung, Senin (16/8/2021).

Selain itu, dia juga mengingatkan agar tak terjadi lagi kelangkaan oksigen, keterbatasan ruang isolasi, serta rendahnya pelaksanaan vaksinasi.

DPRD Lampung, menurut Gumay, ikut berusaha berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Diakuinya, soal pertumbuhan ekonomi memang relatif turun. “Otomatis menghambat pembangunan,” ujarnya.

Namun, dia yakin dengan semangat kebersamaan gotong-royong, semua dampak pandemi Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin sehingga kita bisa beradaptasi dengan situasi saat ini.

Mingrum mempersilahkan dalam beberapa sektor aktivitas masyarakat berjalan sebagaimana mestinya, namun itu juga tetap harus memperhatikan kasus pandemi.

“Dengan semangat kebersamaan gotong-royong. Pandemi Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin sehingga kita bisa beradaptasi dengan situasi saat ini,” tandasnya

Dia mengajak semua lapisan masyarakat dalam peringatan HUT ke 76 Kemerdekaan Republik Indonesia dimasa pandemi ini untuk lebih semangat tumbuh dan bangkit bersama.

“Dalam rangka HUT RI, meski masih dalam situasi pandemi Covid-19 tapi tidaklah berarti mengendorkan semangat kita untuk tumbuh dan bangkit secara bersama hadapi Covid-19,” katanya.

Menurutnya, dalam mengisi kemerdekaan tersebut semua pihak diharapkan menumbuhkan jiwa kemanusiaan dengan saling membantu satu sama lainnya.

“Jadi kalau ada persoalan, kita bersama mencarikan solusi dan mengatasi bagaimana menyelesaikannya, kita gotong royong, baik Pemerintah Pusat, Provinsi maupun daerah,” katanya.

Mingrum Gumay mengatakan saat pandemi ini perlu semangat kebersamaan menjadi kunci mengatasi krisis.

“Seperti yang telah disampaikan dalam pidato kenegaraan oleh Presiden untuk mengatasi krisis di tengah pandemi Covid-19 dibutuhkan semangat kebersamaan dari semua kalangan termasuk institusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan pada HUT ke-76 Republik Indonesia semua diingatkan untuk melebur ego sektoral, pribadi ataupun institusi menjadi semangat kebersamaan dalam menangani krisis untuk menyelamatkan rakyat.

“Kita dihadapkan pada persoalan global pandemi Covid-19, sehingga mengakibatkan turunnya laju pertumbuhan semua sektor. Oleh karena itu persebaran kasus Covid-19 haruslah ditekan dengan beragam upaya oleh semua pihak,” katanya.

Menurutnya, evaluasi dan langkah strategis harus dilakukan oleh pemerintah daerah dan institusi terkait dalam menangani Covid-19 yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan kasus di Provinsi Lampung.

“Evaluasi penanganan hingga tingkat desa ataupun rukun tetangga harus dilakukan, vaksinasi juga ditingkatkan, ketersediaan tempat tidur, obat-obatan ataupun oksigen pun harus dijaga. Sebab kita saat ini tengah menyelamatkan rakyat,” ucapnya.

Dia mengatakan selain melakukan evaluasi dan langkah strategis pengawasan penerapan protokol kesehatan pun harus dilakukan untuk menghindari adanya kluster persebaran Covid-19. (Red/Adv)

 15 total views,  2 views today